IMG_2153Surabayaraya 15/03/16 : Unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) Polrestabes Surabaya kembali berhasil menggiring lelaki tak bertanggungjawab yang tega membawa lari seorang gadis dibawah umur dan mencabulinya hingga hamil 2 (dua) bulan.

Tersangka berinisal A-P (25), akhirnya kena batunya. Warga Kedungpring, Lamongan ini ditangkap Unit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya lantaran menyetubuhi Bunga (16), seorang Gadis yang tinggal di Kawasan Jalan Setro Surabaya. Parahnya lagi sebelum menyetubuhi Bunga, A-P terlebih dahulu mengajak kencan T-M, yang tidak lain adalah ibu kandung korban.

Kanit PPA Satreksrim Polrestabes Surabaya, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Ruth Yeni menjelaskan kasus persetubuhan ini berawal saat A-P berkenalan dengan seorang wanita yakni T-M, mereka berkenalan lewat media sosial facebook. Setelah beberapa minggu kenal, A-P lantas mengajak T-M untuk bertemu. Merekapun semakin akrab, hingga akhirnya T-M mengajak A-P ke rumahnya. Dari pertemuan itulah Pelaku mengenal Bunga untuk pertama kalinya.

Ruth juga mengatakan setelah bertemu dengan Bunga, A-P yang sudah beristripun kepincut dengannya. Sehingga tanpa sepengetahuan ibunya, dia sering berkomunikasi dengan Bunga lewat sms. Sehingga selain dengan T-M, pria asal Lamongan ini juga akrab dengan Bunga. Bahkan, akhirnya A-P mengatakan kalau dia suka dengan Bunga tanpa sepengetahuan T-M.

“Mereka akhirnya menjalin hubungan asmara, saat itulah tersangka mengajak korban ke kos korban di kawasan jalan Bogorami I dan disetubuhi, hal itu juga tidak diketahui oleh ibu korban,” lanjut mantan Panitreksrim Polsek Wonokromo ini.

Seringnya menjalin hubungan dengan A-P, membuat Bunga akhirnya hamil dua bulan. Kemudian karena takut ketahuan oleh T-M, A-P lantas mengajak Bunga pulang ke rumahnya di Lamongan. Dia menjemput korban di gang tidak jauh di rumahnya.

Setelah kabur pada tanggal 6 Maret lalu, pihak keluarga akhirnya melaporkan kasus ini kepada polisi. Setelah melakukan penyelidikan, polisi akhirnya behasil menangkap Adi dan mengamankan korban di rumah tersangka yang berada di Lamongan.

Sementara itu, kepada polisi A-P mengaku sudah menjalin hubungan dengan korban sejak Januari lalu. Menurutnya, dia sudah suka dengan Bunga sejak pertama kali bertemu, saat dikenalkan oleh ibunya. Apalagi saat dia mencoba menjalin hubungan asmara, korban juga merespon dengan baik.***day

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here