pelaku170Surabayaraya 12/03/16 : Sifat arogan tak pernah membawa kebaikan bagi para pelakunya, yang ada malah harus berurusan dengan polisi lantaran aksinya merugikan orang lain. Seperti dilakukan dua pemuda K-N, warga Banyu Urip dan N-Y, warga Pradah Kalikendal, Surabaya.
Kejadian terjadi pada hari Sabtu (13/3/2016) dini hari sekitar pukul 02.30 WIB waktu kedua pemuda yang sama-sama berusia 27 tahun ini, hendak pulang dari tempat nongkrong. Namun saat ada di Jalan Simo Kawagean, sepeda motor Yamaha Mio L 5846 WV dikendarai bersenggolan dengan kendaraan korban yakni Rudy Sanjaya.

 

“Korban tidak terima karena disengol, sehingga pemuda itu dikejar,” kata Kanit Resmob Polrestabes Surabaya, AKP Agung Pribadi.
Terjadilah perkelahian antara korban yang sendirian, melawan dua pemuda yang sebelumnya belum saling kenal.

 

“Korban sempat dipukul dan kemudian membalas sampai kedua pelaku ini babak belur,” imbuhnya.

 

Merasa kalah bertarung kedua pelaku lari ke warga minta bantuan, tapi sayangnya mereka tidak diperdulikan. Akhirnya N-Y mengambil senjata tajam (sajam) dari penjual nasi goreng.
Mengetahui kedua pelaku semakin nekat, Rudy segera melaporkan ke pihak kepolisian dari Polrestabes Surabaya. Sehingga petugas langsung datang ke lokasi yang kebetulan masih terdapat kedua pemuda sedang merusak motor korban.
” Atas pengeroyokan dan kedapatan membawa sajam ini, maka pihak kepolisian menjerat Kedua Pelaku dengan pasal 170 KUHP dengan ancaman hukuman kurang lebih 4 tahun penjara”, pungkas AKP Agung.***day

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here