Petugas Memberikan Police Line di Tempat Kejadian
Petugas Memberikan Police Line di Tempat Kejadian

Surabayaraya 6/3/2016 :Dunia
Disk Jockey (DJ) Jatim berduka. Sesepuh sekaligus Ketua Persatuan DJ Indonesia (PDJI) Jatim, Frangky Irawan (44) meninggal dunia di pinggir Jalan Manyar Kertoarjo, Sabtu (5/3/2016) sekitar pukul 02.30 wib.
Berdasarkan informasi yang didapat, korban yang saat itu dalam perjalanan pulang menuju rumahnya di Kenjeran setelah menghadiri pesta ulang tahun temannya di Jalan Ngagel. Beberapa teman korban sempat menawarkan akan mengantar korban pulang ke rumahnya. Tapi korban menolak tawaran itu. Korban memilih mengendarai mobil CRV nopol L 17 SX miliknya.
Saat tiba didepan rumah di Jalan Manyar Kertoarjo 77, korban merasakan sakit di dadanya. Korban langsung menepikan mobil yang dikemudikannya. Sambil memegangi dadanya, korban berniat menghubungi temannya di Ngagel. Tiba-tiba pintu mobil terbuka, dan korban terjatuh dengan posisi telungkup.
Kejadian ini diketahui pertama oleh teman korban lainnya yang kebetulan melintas di lokasi. Teman korban itu langsung menepikan mobilnya setelah melihat korban telungkup didekat mobilnya. Teman korban langsung menghubungi RS Dr Soetomo dan kepolisian. Korban meninggal saat akan dimasukkan ke ambulance.
Kapolsek Gubeng, Kompol Edo Kentriko menyatakan korban sempat muntah sebelum mendapat pertolongan. Dia menduga korban meninggal akibat sakit jantung yang dideritanya sejak 2006 silam. Dugaan ini berdasar air kencing di celana korban yang diduga keluar karena korban menahan sakit di dadanya.
“Keterangan istrinya juga menyebutkan korban memiliki riwayat sakit jantung. Korban juga membawa obat sakit jantung di mobilnya,” Terang Edo.
Tetapi kapolsek belum dapat memastikan penyebab kematian korban. Pihaknya sudah menyarankan jenazah korban diotopsi untuk mengetahui penyebab kematiannya. Tapi keluarga korban menolak saran itu.
‪“Jadi dugaannya korban meninggal karena sakit jantung,” tambahnya.

Sebelum Meninggal Ketua Persatuan Disk Jockey Indonesia (PDJI) Jatim ini  berniat mempersatukan dua kubu DJ, yaitu DJ selatan dan DJ funky kota (funkot).

Cita-cita korban ini dikemukakan teman korban, Fredi Kurniawan. Menurutnya, korban berniat mempersatukan dua kubu itu sejak dipercaya menjadi Ketua PDJI Jatim sekitar enam bulan lalu. Saat ini dua kubu DJ tersebut sudah hampir bersatu.
“Untuk menghormati almarhum, saya dan DJ lain berharap berhasil,” kata Fredi.
Frangky bergelut dalam dunia DJ sudah sejak 1992 silam. Karena sudah lama berkecimpung dalam dunia DJ, Frangky pun dituakan di kalangan DJ, terutama di Jatim. Meskipun sudah menjadi senior, Frangky tidak canggung berbaur dengan DJ muda. Bahkan Frangky sering membagi ilmu dan pengalamannya kepada DJ muda.
Fredi menyebutkan Frangky sudah menjadi figur di kalangan DJ di Jatim. Dia menjadi rujukan kalangan DJ untuk memecahkan masalahnya. Peran inilah yang sulit ditemukan di DJ lainnya. Makanya dia berharap ada DJ lain yang bisa menggantikan peranan DJ. Apalagi cita-cita almarhum mempermasukan dua kubu DJ hampir terealisasi.
Fredi menduga almarhum meninggal akibat kelelahan setelah tour di beberapa kota. Dalam sepekan ini almarhum sudah keliling Bali, Malang, dan Jakarta. Korban baru sehari berada di Surabaya sebelum meninggal.
‪“Saya sangat mengenal beliau. Saya adalah salah satu DJ terbaik yang pernah saya kenal,” tambahnya.***Ars

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here