26 setubuhi anak tabesTribratanewsJatim.com: Unit PPA Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Surabaya berhasil menangkap pelaku pencabulan atau persetubuhan anak dibawah umur, Selasa (26/1/2016) di Rumah tersangka di Kawasan Donowati Surabaya.

Sebut saja Mawar (13) gadis yang tinggal di kawasan Tanjungsari Surabaya. Perkenalannya dengan lelaki berinisial AR (18) ini berujung petaka. Betapa tidak, lelaki yang tidak lain adalah kekasih korban dengan tega menggagahi korban di sebuah warung kosong di kawasan Dukuh Kupang Utara Gg.1 Surabaya.

Awal mula Mawar keluar rumah sejak tanggal 8 Desember 2015, diketahui dirinya keluar bersama tersangka AR di kawasan Taman Hunian Darmo Satelit Surabaya. Disana keduanya bertemu dengan teman-teman tersangka. Dalam sebuah Obrolan, tersangka diejek oleh teman-temannya lantaran tidak berani melakukan hubungan badan dengan Mawar (korban), yang saat itu berada disamping tersangka.

Geram lantaran diejek teman-temannya, tersangka mengajak korban untuk berpamitan kepada teman-temannya guna membeli rokok. Pria tamatan SD ini ternyata memiliki akal bulus untuk menyetubuhi korban saat keduanya pergi. Setelah berjalan cukup jauh, akhirnya tersangka menemukan sebuah warung di kawasan Dukuh Kupang Surabaya.

Warung kosong inilah yang digunakan tersangka untuk meluapkan nafsu bejatnya kepada Mawar. Tersangka AR mengaku, dirinya melakukan itu (hubungan suami istri) atas dasar suka sama suka.Perbuatan bejat itu dilakukan sebagai pembuktian bahwa dirinya bukan seorang lelaki penakut.

Atas perbuatan AR inilah membuat korban merasa trauma dan tidak berani pulang selama 6 hari. Keluarga korban yang merasa khawatir melaporkan atas kehilangan anaknya yang sudah 6 hari tidak pulang ke rumah kepada polisi. Setelah  melakukan pencarian selama beberapa hari akhirnya Mawar ditemukan keluarganya saat tersangka bersama teman perempuannya.

Dari keterangan Mawar, keluarga mengetahui, bahwa dirinya telah disetubuhi AR, sehingga tidak punya keberanian untuk pulang. Keluarga korban yang tidak terima kemudian melaporkan AR kepada polisi atas tindakan pencabulan yang diperbuatnya.

Menindaklanjuti laporan dari keluarga korban, polisi segera memburu AR. Pelaku digelandang polisi dari rumahnya di kawasan Donowati Surabaya. Kepada penyidik, AR mengaku, baru sekali melakukan hubungan layaknya suami istri kepada Mawar.

“Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kini pelaku harus meringkuk di Sel tahanan Polrestabes Surabaya. Pelaku dijerat pasal 81 (2) dan atau 82 (1) Undang-undang RI No. 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp 5 miliar,” kata AKP Ruth Yeni Q, Kanit PPA, Polrestabes Surabaya. (tbs/mbah heru)