29 terompel kapolres jember 1TribratanewsJatim.com – Begerak cepat inilah yang dilakukan oleh Polres Jember terkait beredarnya terompet tahun baru yang terbuat bahan kertas bertuliskan “Alquran” terjual di Mini Market Alfamart di daerah Kebondalem Kota Kendal, ini memantik perhatian dan merisaukan masyarakat umum.

Kapolres Jember AKBP M Sabilul Alif SH SIk MSi segera memerintahkan jajarannya untuk segera melakukan pengecekan di lapangan. “ Adanya munculnya peristiwa itu kami segera merespon cepat dan langsung bergerak, melakukan pengecekan menyasar ke penjual terompet kaki lima, pertokoan, minimarket dan pusat perbelanjaan baik diwilayah kota maupun kecamatan di Jember,” kata Kapolres, Senin (28/12/2015) malam.

Yang jelas, lanjutnya, bukan hanya anggota saja yang gencar turun ke lapangan juga blusukan menemui dan mengecek langsung ke pedagang kaki lima yang marak menjual terompet tahun baru di sepenjang trotoar Jalan Trunojoyo, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember. Namun Kapolres juga blusukan ke para pedagang kaki lima, penjual tropet. Kebanyakan mereka tidak menduga kalau yang datang menyapa dan menyalami hangat adalah Kapolres Jember. Pedagang yang ditemui polisi mengaku menjual dagangan terompet tahun baru untuk mengais rejeki musiman jelang perayaan Tahun Baru 2016.

Adanya informasi beredarnya terompet tahun baru yang terbuat dari sampul Alquran sempat membuat pedagang cemas dan bisa berpengaruh terhadap hasil penjualannya. Namun kebanyakan diantara mereka membuat sendiri kerajinan terompet ” Saya membuat sendiri pak terompet terompet ini, jadi saya tahu persis bahan bakunya, saya ambil dari barang bekas yang masih bisa dimanfaatkan, ada yang saya jual Rp 4.000 ada juga yang Rp 5.000,” kata pedagang terompet itu.

Sementara Kapolres Jember akan membeli banyak terompet untuk dibagikan ke masyarakat saat malam pergantian tahun baru. Hal ini membuat membuat pedagang terompet yang ditemuinya tampak tersenyum gembira. ” Bagi bagi rejeki buat kami, terima kasih ya pak , terima kasih juga atas sosialisasinya,” kata pedagang tropet yang diajak berdialog oleh Kapolres.(jbr/mbah heru)

Foto: Kapolres sedang blusukan