Korban Ditemukan di Dalam Kamar Dalam Keadaan Tergantung
Korban Ditemukan di Dalam Kamar Dalam Keadaan Tergantung

Surabayaraya 12/12/2015 : Diduga Karena Depresi Pemuda asal Pucangan 3 No. 39 Surabaya ini nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Ahmad Afandi, Pemuda berusia 30 tahun ini ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa dan tergantung dengan seutas Tali Tampar Plastik warna biru terjerat dilehernya sekitar pukul 15.00 Wib.

Awalnya Keponakan korban yang saat itu sedang akan mengajak ahmad untuk bermain layang layang dilapangan dekat rumahnya memanggil korban berkali- kali dari luar rumah korban tetapi tidak ada jawaban. Kemudian yang saat itu ada saudara kandung korban bernama Sely ( 24 ) yang tidak jauh dari rumah korbanpun datang dengan maksud untuk melihat kakaknya.

Dengan ditemani Sely,keponakanya ini mengetuk pintu dari luar rumah berkali- kali  juga tidak ada respon jawaban, Curiga dengan ada kejadian apa-apa didalam kemudian Sely membuka paksa pintu depan rumah dan mendapati korban sudah tergantung lemas dengan tali tampar plastik menjerat dilehernya.

Sely kemudian berteriak dan meminta bantuan kepada warga sekitar rumah, warga kemudian membantu dengan melaporkan kejadian ini ke Polsek Gubeng.

Diperkirakan korban ini nekat mengakhiri hidupnya karena depresi berat karena usai di PHK dari sebuah perusahaan di Rungkut. Tidak itu juga korban juga ditinggalkan oleh ibunya yang meninggal sekitar satu tahun yang lalu disertai ayah kandung korban yang menikah lagi.

Mungkin dengan cobaan yang bertubi- tubi ini korban merasa tidak kuat dan mengakhiri hidupnya dengan cara tragis.

Petugas Polsek Gubeng kemudian mengamankan TKP dan Menghubungi Piket Identifikasi untuk dilakukan visum ke Rumah Sakit Dr. Soetomo.

Korban ini diduga karena depresi berat karena menurut keterangan saudara korban Sely usai diberhentikan dari Pekerjaanya di Sebuah Pabrik Wilayah Rungkut, Kemudian Juga Korban ditinggalkan Ibunda tercintanya setahun yang lalu serta ayah kandungnya menikah lagi. Kini Korban Kami bawa ke rumah sakit Dr. Soetomo untuk kami Lakukan Visum.” Terang Kapolsek Gubeng Kompol Edo Satya Kentiko kepada Surabayaraya.com.***Ars

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here