RSS RSS2Surabayaraya 5/12/15: Himbauan kepada setiap para orang tua agar mewanti-wanti anaknya yang masih sekolah, jangan sekali-kali pulang-pergi sekolah nggandol truk. Dikarenakan tindakan itu bisa membahayakan nyawanya sendiri.
Seperti yang terlihat di Jalan Raya Kandangan, segerombolan pelajar Sekolah menengah Pertama (SMP) saat pulang rombongan ramai-ramai menaiki truk yang tidak bermuatan barang.
Mereka seperti tidak mempunyai rasa bersalah. Diatas truk saling bercanda, tertawa terbahak-bahak bersama teman-temannya tanpa mengindahkan keselamatannya.
Setelah lelah menimba ilmu di sekolah, mereka mencegat truk yang melintas di jalan raya dengan harapan sang sopir bisa bisa mengantarkannya pulang tanpa mengeluarkan biaya alias gratis.
Jika kendaraan bak terbuka, itu mengerem mendadak, bisa-bisa bocah-bocah yang masih mengenakan seragam tersebut terpelanting atau bahkan jatuh ke aspal jalan yang mengakibatkan kematian.
Belum lagi ada salah satu siswa yang turun dari samping bak truk di jalan raya bila sampai tujuan, sementara truk juga dalam keadaan berjalan dan dibelakangnya banyak kendaraan lain. Mirisnya tanpa meminta kepada sopir truk terlebih dahulu.
Sementara Kanit Laka Lantas Polrestabes Surabaya, AKP Adhika Ginanjar prihatin dengan ulah para pelajar. Sebab tindakan itu bisa membahayakan diri sendiri dan awal dari penyebab terjadinya kecelakaan. “Itu sangat membahayakan si penumpangnya. Truk peruntukannya bukan memuat penumpang melainkan barang,” jelasnya.
Polisi sudah memberikan himbauan spanduk, media massa, cetak dan sebagainya. kepada semua sopir truk, termasuk peruntukan. Polisi sudah sering menindak, dengan melakukan peneguran, maupun menilang tetapi tetap saja terjadi.
“Dihimbau kepada orang tua agar selalu memperhatikan anak-anaknya agar sewaktu pulang-pergi menumpang truk, karena bisa membahayakan diri sendiri,” pungkasnya.***chm

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here