26 Kabid dan BB Mobil 1TribratanewsJatim.com: Analisa dan evaluasi (Anev) angka kecelakaan lalu lintas  (laka lantas) yang terjadi di Jawa Timur cukup  memprihatinkan. Hal ini terbukti sejak Januari – September tercatat 15.390 kasus, dengan rincian 3.765 tewas, 1.175 luka  berat dan 19.755 luka ringan. Demikian hasil evaluasi Ditlantas Polda Jatim, Selasa (27/10/2015).

Sementara penyelesaian perkara  ke pengadilan (P21) sebanyak 1.436 kasus, SP3 tercatat 1.399 kasus dan penyelesaian atau diselesaikan diluar sidang berjumlah 8.033 kasus. Sedangkan jika diprosentase penyelesaian perkara terbesar didominasi dengan penyelesaian perkara diluar sidang  pengadilan, yakni 71 %.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes R.P Argo Yuwono didampingi Dirlantas, Kombes Verdianto mengatakan, jika dirinci dari jumlah prosentase tersebut seperti penyelesaian perkara diantaranya di Polrestabes Surabaya  terdapat 699 kasus dinyatakan P21(berkas sempurna)  oleh pengadilan 470 kasus dan memiliki tunggakan perkara 104 kasus.

Polres Pelabuhan Tanjung Perak (KP3) dengan 129 kasus dan dinyatakan P21 oleh pengadilan tercatat  99 kasus serta yang di SP3 sebanyak 30 kasus. Polres Gresik tercatat 361 kasus laka lantas dan penyelesaian perkara P21 di pengadilan sebanyak 16 kasus serta di SP3 sebanyak 80 kasus, penyelesaian di luar sidang 123 kasus dan tunggakan perkara 142 kasus.

Polres Sidoarjo tercatat 916 kasus, penyelesaian di pengadilan (P21) sebanyak 28 kasus, di SP 3 ada 40 kasus, penyelesaian perkara di luar sidang 430 kasus dan tunggakan perkara 418 kasus.

Polres  Malang Kota, 224 kasus, P21 tercatat 2 kasus, SP 3 sebanyak 29 kasus di luar sidang 153 kasus dan tunggakan perkara 40 kasus. Polres Malang Kabupaten, 382 kasus, dinyatakan P21 sebanyak 13 kasus, di SP 3 berjumlah 5 kasus di luar sidang 89 kasus serta tunggakan 21 kasus.

Polres Jember tangani 666 kasus, P21 tercatat 43 kasus, di SP3 berjumlah 54 kasus, di luar sidang 269 kasus dan tunggakan perkara 300 kasus.

Polres Blitar Kota, 156 kasus, P21 tercatat 18 kasus, di SP3 berjumlah 11 kasus, dan penyelesaian perkara diluar sidang 99 kasus serta tunggakan perkara 28 kasus. Polres Blitar Kabupaten, 228 kasus, penyelesaian perkara yang dinyatakan P21 oleh pengadilan tercatat 50 kasus, di SP3 berjumlah 24 kasus, di luar sidang  126 kasus dan tunggakan perkara 28 kasus.

Lebih lanjut Kombes R.P Argo Yuwono menegaskan, bahwa peristiwa laka lantas yang cukup banyak itu, tentunya pimpinan memberikan arahan dan atensi sekaligus  pembinaan terhadap penyidik laka lantas, khususnya terhadap penyelesaian perkara di luar sidang.

Penyelesaian perkara di luar sidang hanya berlaku bagi laka lantas dengan katagori kecelakaan ringan, ini yang diakibatkan hanya kerugian meteriil. Sedangkan untuk laka lantas dengan katagori laka sedang (korban luka ringan) dan katagori korban luka berat dan meninggal wajib diselesaikan di sidang pengadilan, kecuali pelaku laka lantas meninggal dunia, maka penyidikan perkara di SP3 (Surat Perintah Penghentian Penyidikan). (sholeh/mbah heru)

Foto: Kabid Humas Polda Jatim