26 Foto Cabut Laporan RismaTribratanewsJatim.com: Akhirnya, Investor Pasar Turi. PT Gala Bumi Perkasa (GBP) mencabut laporan ke Polda Jatim terkait kasus relokasi pedagang Pasar Turi yang menjerat mantan sekagus calon Walikota Surabaya, Tri rismaharini, Senin (26/10/2015).

Pencabutan itu berdalih pihak PT Gala Bumi Perkasa tidak ingin terlibat dalam kegaduhan politik di Pilkada Serentak, yang bakal digelar 9 Desember 2015. Selain itu, laporan tersebut ditujukan kepada jabatan Walikota Surabaya, yang saat ini sudah tidak dijabat oleh Rismaharini.

Investor Pasar Turi Surabaya, PT Gala Bumi Perkasa, Manager HRD, Adhy Samsetyo sebagai pelapor bersama kuasa hukumnya, Bangun Patriyanto mendatangi Ditreskrimum Polda  Jatim bertujuan untuk melakukan pencabutan laporan kasus relokasi pedagang Pasar Turi, yang menjerat Tri Rismaharini.

“ Pencabutan laporan polisi ini tidak ada tekanan dari manapun. Dan laporan polisi itu menjerat Tri Rismaharini dengan pasal 421 tentang penyalahgunaan kekuasaan, yang saat itu ditujukan untuk Walikota Surabaya yang masih dijabat oleh Tri Rismaharini, bukan kepada pribadi,” kata Adhy Samsetyo.

Pencabutan laporan ini juga meruntut dari akan adanya kesepakatan terkiat pembongkaran tempat penam[ungan sementara pedagang Pasar Turi, antara pihak investor PT Gala Bumi Perkasa dengan penjabat Walikota Surabaya Nur Wiyatno.

Sementara kegaduhan Pilkada di Surabaya ini mencuat ketika Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur membenarkan telah menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan  (SPDP) dari Polda Jatim, dengan tersangka Tri Rismaharini, terkait kasus relokasi pedagang Pasar Turi.

Menanggapi keterangan dari Kejati Jatim tersebut, Ditreskrimum Polda Jatim yang menangani kasus ini membantah jika telah menetapkan Tri Rismaharini sebagai tersangka dalam  kasus tersebut. (mbah heru)

Foto:  Pihak PT GBP usai mencabut laporan polisi terkait Tri Rismaharini