21 Polres LumajanagTribratanewsJatim.com: Pasca tragedi “Kasus Lumajang”, kini mulai ada penertiban terkait penambangan pasir. Sejak 19 Oktober 2015 lalu, Polres Lumajang yang dikomandani oleh AKBP Fadly bekerja sama dengan Pemda Lumajang mulai melakukan penertiban perijinan operasi penambangan.

Kapolres  Lumajang, AKBP Fadly diantarnya mengatakan, kini baru 13 orang yang memiliki badan usaha CV yang sudah memiliki ijin penambangan dengan waktu 7 hari. “ Ini baru 13 orang yang diijinkan untuk melakukan penambangan pasir,” kata Fadly.

Selain itu, untuk sementara dengan waktu hanya 17 hari, karena masih diperlukan penataan lokasi penambangan pasir, seperti pembatasan lahan yang ditandai dengan patok, papan penulisan area dan area stok pasir (stockfield) sekaligus tata pengangkut.

Untuk itu, lanjut Fadly, perlunya pihak kepolisian melakukan koordinasi dengan pihak Pemda Lumajang terkait, sekali lagi, masalah penambangan pasir di sini (Lumajang). (ilham/mbah heru)

Foto; rapat koordinasi dengan pihakPemda Lumajang terkait perijinan penambangan pasir