FirmansyaTribrata.NewsJatim: Kepala Bidang (Kabid) Rehabilitasi BNNP Jawa Timur, AKBP Fimansyah  mengatakan, sejak Mei hingga Oktober 2015 tercatat 5.693 orang yang sudah direhabilitasi karena penyalahgunaan narkoba. Jumlah sebanyak ini yang menjalani rawat inap sebanyak 1.002 orang dan rawat jalan tercatat 4.691 orang.

Setelah dilakukan rehabilitasi, kata Firmansyah masih ada lagi proses selanjutnya, yakni adanya pasca rehabilitasi. Kegiatan pasca ini menggunakan Forum Group Diskusi (FGD). Kegiatan ini melibatkan 150 orang. Mereka melakukan kegiatan selama 4 kali. Kegiatan yang dilakukan berupa diskusi, tentunya terkait narkoba. “ Manfaat diskusi cukup membantu para penggunna narkoba. Intinya melalui diskusi, agar mereka tidak kambuh lagi atau mengulangi sebagai pemakai atau pengguna narkoba,” kata Firmansya, Jumat (16/10/2015).

Selain itu, mereka bekas pengguna narkoab juga diberi pelatihan berupa Vokasional, yang merupakan kegiatan ketrampilan. “Mereka selalu beraktifitas untuk menghindari jangan sampai terulang dengan narkoba,” lanjut Firmansya sembari menambahkan jenis ketrampilan yang diberikan bisa berupa menjadi penservis alat alat elektronik, misalnya  bisa berupa HP.

Sebenarnya, kata Firmansya, targetnya ada 10 kegiatan pasca rehabilitas, selain aktifitas servis HP, juga ada misalnya pengrajin gosok batu akik mulai bongkahan sampai jadi batu akik. “Tentunya, mereka banyak yang antusias dengan kegiatan itu. Dan yang penting ada kegiatan, pasca rehabilitas,” ujarnya.

Program lainnya yang digulirkan oleh BNNP Jawa Timur adalah program kesembuhan keluarga terkait narkoba, antara lain kegiatan Peer Group dan seminar tentang pengembangan diri, Family Supprot Group, Konsultasi dokter  dan  psikologi tentang konseling pribadi.

Menurut AKBP Firmansyah, rehabilitasi hinga pasien narkoba sembuh tidak ditarik bayaran alias gratis. “Semua biaya rehabilitasi dari pemerintah,” tandasnya.

Disinggung mengenai Asesmen, kata Firmansyah, ada terkait medis dan penegakkan hukum. Disilihat dari segi medin, sampai sejauh mana orang itu kecanduan atau penyalahgunaan narkoba, misalnya. Sedang dari sesi hukum,  sampai sejauh mana peran penyalahgunaan narkoba, ini bisa bandar,  pengguna dan kurir narkoba. (mbah heru)

Foto: Kabid Rehabilitasi BNNP Jawa Timur, AKBP Firmansya

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here