13 Kabid Humas ke makam salim kancilTribrata.newsJatim: Kepedulian pihak Kepolisian terhadap kasus di Lumajang, Jawa Timur perlu mendapat apresiasi. Selain tim penyidik dituntut untuk sesegera menuntaskan kasus yang sempat menghebohkan publik,  ternyata polisi juga menyempatkan diri untuk berziarah ke makam Salim Kancil.

Untuk pergi ke makam almarhum Salim Kancil, Kabid Humas Polda Jatim, R.P Argo Yuwono tidak sendirian, melainkan ditemani oleh anak lelaki Salim Kancil dan didamping salah satu anggota Polres Lumajang. Pendek kata, terjadinya musibah itu, Kepolisian Jawa Timur ikut prihatin sekaligus turut bela sungkawa dan keluarga yang tinggalkan diberi ketabahan.

Sebagaimana diketahui, korban pembunuhan yang dilakukan kelompok preman terhadap Salim Kancil (46)  petani. Korban tewas yang menolak tambang pasir, ini berdomisili di Dusun Krajan, Desa Selok Awar Awar, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Sebelum peristiwa naas itu, korban hendak keluar rumah. Tanpa diduga, beberapa kaum preman mendatangi korban. Tanpa banyak bicara, para pelaku melakukan penganiayaan atau kekerasan hingga korban Salim Kancil nyawanya tak dapat diselamatkan alias tewas.

Penyiksaan terhadap Salim Kancil cukup mengerikan, misalnya kedua tangan Salim Kancil diikat. Meski tak berdaya, kaum preman itu masih belum puas, dan tubuh korban dipukuli denhgan cara bertubi tubi  menggunakan potongan bambu. Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (26/9/2015) sekitar pukul 08.00 WIB.

Kasus tindak pidana yang direncanakan oleh kaum preman  itu, berkas perkaranya sudah dilimpahken ke Kejari Lumajang. Sementara berkas perkara kasus penganiayaan terhadap Tosan (53) petani yang berdomisili di Dusun Krajan, Lumajang masih belum tuntas. (mbah heru)

Foto: Kabid Humas Polda Jatim, Kombes R.P Argo Yuwono saat berziarah ke makam Salim Kancil

 

 

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here