10 Kabid humas 2Tribrata.newsJatim: Perkembangan terbaru jumlah tersangka yang terlibat kasus di Lumajang, Jawa Timur tercatat 31 tersangka. Dari jumlah tersangka ini dengan rincian 28 tersangka ditahan di Polda Jatim hingga Sabtu (10/10/2015) .

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes R.P Argo Yuwono, Sabtu (10/10/2015) mengatakan,  dua tersangka dibawah umur tak ditahan, tapi wajib lapor dan satu tersangka lagi masuk daftar pencarian orang (DPO) ini terlibat kasus ilegal menning, yangs sehari hari bekerja sebagai penambang pasir.

Sementara terkait dengan saksi kunci (Tosan) yang menjadi korban penganiayaan kelompok preman di Lumajang sudah bisa dimintai keterangan anggota penyidik terkait kasus Lumajang.

Sebagimana diberitahun sebelumnya, 5 tahanan kasus di Lumajang, Jawa Timur, yang Sabtu (10/10/2015) sore dikirim dari Polres Lumajang ke Polda Jatim. Pegiriman tahanan menggunakan mobil tahanan milik Kejari Lumajang dikawal  mobil patwal bagian depan dan belakang mobil patroli Polres Lumajang.

Kelima tahanan yang dikirim dari Polres Lumajang ke Polda Jatim tadi sore sekitar pukul 15.30 WIB masing masing Suparman  (penggerak atau provokator) dan EkoAji, Rudi Mariyanto, M Hamin, dan Slamet Susio (ilegal menning).

Sebelum para tersangka itu dijebloskan tahanan Polda Jatim, terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan kondisi kesehatan oleh dokter Bid Dokkes RS Bhayangkara Polda Jatim.

Para tahanan yang dikirim itu, seperti Suparman terlibat sebagai penggerak kaum preman untuk kasus pembunuhan Salim Kancil dan penganiayaan terhadap Tosan. Sedang 4 tersangka lain terlibat penambang pasir ilegal. Dari jumlah tersangka sebanyak itu, melibatkan tersangka dibawa umur tidak ditahan, tapi wajib lapor dan Kepala Desa Selok Awar Awar, Hariyano.  (mbah heru)

Foto: Kabid Humas Polda Jatim

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here