93AKBP FirmansyahSURABAYA (halopolisi.com) – Upaya penanganan bahaya Narkoba terus dilakukan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jatim dari mulai hulu hingga hilir, dari penindakan pengedar hingga proses rehabilitasi para pecandu.

Nah, dalam penanganan terhadap para mantan pecandu Narkoba, BNNP Jatim berupaya keras agar mereka tidak kembali terjerat Narkoba. Salah satu caranya ialah dengan memberikan pembekalan keterampilan wirausaha bagi para mantan pecandu.

Hal itu tampak dilakukan BNNP Jatim dengan menggandeng PTC (Ponsel Training Center) untuk memberikan pelatihan kepada mantan pecandu yang telah menjalani rehabilitasi agar memiliki keahlian baru sehingga bisa mandiri.

Kabid Rehabilitasi BNNP Jatim, AKBP Firmansyah, Rabu (16/9/2015) menuturkan, pelatihan keterampilan dalam bidang service handphone ini kembali digelar untuk gelombang kedua. Dalam setiap gelombang pelatihan diikuti sedikitnya tiga peserta.

Untuk gelombang kedua ini, pelatihan yang dipusatkan di kawasan Kali Rungkut 111 Surabaya dilakukan pada malam hari pukul 19.00 WIB-22.00 WIB dan mengambil masa pelatihan pada 10-22 Agustus 2015 ditambah masa pemagangan pada 24-29 Agustus 2015.

AKBP Firmansyah menambahkan, pelatihan ini juga digelar sebagai bagian program ketenagakerjaan dalam mengatasi pengangguran.

“Dengan membentuk tenaga kerja yang terampil diharapkan bisa membuka lapangan kerja baru, minimal sebagai wirausaha,” kata AKBP Firmansyah.

Sementara itu, Pimpinan PTC Deddy Suryadi mengaku senang bisa berbagi ilmu dan keterampilan selama mendampingi pelatihan bagi mantan pecandu Narkoba.

Deddy berharap, keterampilan yang dipelajari para mantan pecandu bisa menjadi bekal untuk meniti kehidupan normal tanpa pengaruh Narkoba.(wis/ziz)

FOTO: Kabid Rehabilitasi BNNP Jatim, AKBP Firmansyah.(wis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here