Untuk mengantisipasi berita Hoax yang banyak beredar dan sangat meresahkan perseorangan maupun masyarakat, apalagi pada saat sekarang ini merupakan tahun Politik bagi beberapa wilayah di Indonesia yang sedang memilih pemimpin kepala daerah dalam Pilkada.
Salah satu wilayah dalam pemilihan Kepala Daerah adalah Kota Tanjungpinang yang akan memilih Walikota dan Wakil Walikota 5 tahun mendatang.
Untuk menyikapi peredaran berita Hoax, Polri khususnya Polres Tanjungpinang berusaha semaksimal mungkin untuk mengingatkan kepada seluruh masyarakat dengan memberikan himbauan maupun dengan produk hukum melalui UU ITE agar tidak membuat maupun menyebarkan informasi serta berita bohong maupun Black Campaign ( Kampanye Hitam ) yang dapat menghancurkan kehidupan sosial, beragama,ideologi , berbudaya maupun bernegara.
Backlinks :
AKBP Ardiyanto Tedjo Baskoro, SH, SIK, MH yang merupakan Kapolres Tanjungpinang Bersama dengan sahabat karibnya yang juga dikenal sebahai Pakar SEO dan Pencetus SKCK Online ” M. Khoirul Amin ” , sudah menyiapkan strategi dalam melawan serta memerangi berita Hoax dalam pemilihan Walikota dan Wakil Walikota 2018 yang akan berlangsung di Kota Tanjungpinang, terangnya.
Ardiyanto juga menambahkan, strategi yang kita buat nantinya akan menghambat serta membatasi ruang gerak Hoax dengan pemetaan, profiling serta membangun jaringan cyber dalam Pilkada Walikota dan Wakil Walikota, ujar Ardiyanto.
Dia juga menghimbau kepada masyarakat agar tidak menyebarkan Hoax, dewasa dalam berpolitik, wujudkan Pilkada 2018 yang berkualitas aman dan nyaman dalam pemilihan Walikota dan Wakil Walikota, karena jarimu merupakan tanggungjawabmu serta masa depanmu dalam Hukum, tutupnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here