26 Ledakan Mercaon Malangfoto malangTribratanewsJatim.com: Peristiwa ledakan petasan yang memprorakporandakan rumah Jalan Kiai Parseh Jaya, Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Jawa Timur, selain  menelan 4 korban nyawa, Minggu (25/10/2015), juga korban menderita luka luka akibat ledakan petasan.

Kronologinya,  Minggu (25/10/2015) malam, sejumlah orang sedang membuat petasan di rumah Mawardi di Jl Kiai Parseh Jaya, Gang Cemondelan, Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.  Petasan itu rencananya dinyalakan pada acara pengajian di kelurahan itu, Sabtu (31/10/2015).

Ada 7 orang di dalam rumah saat proses pembuatan petasan, seperti Samsul, Yuli, Yanto, Huda, Solihin, Bahrul Ulum, dan M Rizki. Tetapi, yang membuat petasan hanya 3 orang, yaitu, Samsul, Yuli, dan Yanto. Sedangkan Huda, Solihin, Bahrul Ulum, dan M Rizki, hanya melihat. Pembuatan petasan dilakukan di ruang tengah rumah itu. Kebetulan  pemilik rumah, Nawardi tidak ada di lokasi.

Pada Minggu (25/10/2015)  sekitar pukul 20.30, petasan di rumah itu meledak. Ledakan keras membuat bangunan rumah hancur. Ketujuh orang yang berada di lokasi ikut terkena ledakan dan rerentuhan bangunan rumah.

Sedikitnya, 4 orang meninggal dan 3 luka-luka akibat peristiwa itu. Peristiwa itu juga menyebabkan 4 bangunan rumah lainnya rusak, malam itu juga petugas Polres Malang Kota melakukan olah TKP di lokasi. Karena kondisi gelap, polisi menghentikan olah TKP malam itu.

Pada Senin (26/10/2015), polisi kembali melakukan olah TKP di lokasi. Kali ini, olah TKP melibatkan Tim Jihandak Brimob Ampeldento dan Tim Labfor Polda Jatim. Dalam olah TKP, polisi menemukan 5 kilogram serbuk bahan petasan dan sejumlah zat kimia. Polisi juga menemukan serpihan kertas untuk membuat petasan.

Dari olah TKP, polisi menemukan posisi 4 korban berada di dalam rumah, dan 3 korban berada di luar rumah (teras). Kini Polisi masih mendalami kasus itu. Polisi sudah memeriksa 8 saksi. Tetapi, polisi belum menemukan pemilik rumah. Dengan begitu, polisi belum mengetahui pemilik petasan itu.

– Korban meninggal, yakni, Samsul (25), Yanto (25), Yuli (25), dan M Rizki balita berusia 10 bulan.

– Korban selamat, yakni, Solihin (34) ayah M Rizki, Bahrul Ulum (13) anak Solihin yang juga kakak M Riziki, dan Huda.

Data rumah rusak akibat Ledakan petasan:

– Rumah Nawardi yang digunakan membuat petasan rusak parah. Hampir seluruh bangunan rumah hancur.

– Rumah Umar, berada di sisi kanan rumah Nawardi juga ikut terimbas ledakan. Sebagian atap rumah Umar hancur.

– Rumah milik Hasan yang berada di sisi kiri rumah Nawardi juga mengalami nasib sama dengan rumah Umar. Sebagian atapnya hancur terimbas getaran ledakan petasan.

– Rumah Ny Sukana yang berada di depan rumah Nawardi juga ikut terkena imbah. Kaca jendala rumah Ny Sukana pecah terdampak getaran ledakan petasan.

– Hal serupa juga dialami rumah kosong di samping rumah Ny Sukana. Kaca jendelanya juga ikut pecah terdampak getaran petasan.Demikian laporan humas Polres Malang Kota (ilham/mbah heru)