13 pabrik sandal berlafal AllahTribrata,newsJatim: Polres Gresik dan Polda Jawa Timur berhasil amankan sandal milik PT Pradipta Perkasa Makmur yang berafalkan tulisan Allah SWT di bagian alas kaki. Pabrik sandal ini berlokasi di Jalan Raya Wringinanom Km 32 Gresik, Jawa Timur.

Kapolres Gresik AKBP Ady Wibowo didampingi Kasat Reskrim Iptu Iwan Poernomo mengatakan, kasus ini terus didalami dan di-back up langsung Polda Jatim. Pasalnya, sebagian besar produksinya beredar dipasarkan.

“Saat ini sisa produksi berupa 300 pasang sandal yang bertuliskan lafal Allah sudah kami sita dan kini diamankan Polres Gresik,” kata Kapolres kepada wartawan, Selasa (13/10/2015).

Untuk mempertanggungjawabkan kasus ini, lanjut  AKBP Ady Wibowo,  pemilik PT Pradipta Perkasa Makmur atas nama Mr Lou Hwa sudah dipanggil Polda Jatim, dan juga sudah membuat surat pernyataan yg ditujukan kepada MUI Jatim.

“Pemiliknya sudah kami periksa tapi sebelumnya terlebih dulu menjalani pemeriksaan di Polsek Wringinanom-Polres Gresik,” ujarnya.

Ada dugaan mesin yang memproduksi sandal milik Pradipta Perkasa Makmur didatangkan dari China. Sebelumnya, melalui manajemen PT Pradipta sejak 10 Oktober 2015, perusahannya sudah melaksanakan perubahan mesin cetak karena ditemukan adanya tulisan lafal Allah. Bahkan, pihak perusahan mengklaim menarik hasil produksi yang diduga ada tulisan itu.

Selain menarik produksinya, perusahaan juga merubah desain bentuk pada mesin pencetak sandal, agar motif yang menyerupai lafal Allah tidak ada lagi.

Beredar Beberapa Bulan Lalu

Sementara di sejumlah pasar di Kota Malang, Jawa Timur dan di beberapa lapak yang menjual sandal sudah tidak lagi ditemukan sandal merk Glacio dengan seri G-2079 yang membuat geger publik lantaran pada sol sandal terdapat tulisan berlafalkan Allah.

Di beberapa lapak pasar Comboran dan lapak Pasar Besar Matahari sudah tidak ditemukan, namun di toko agen sandal Glacio yang juga berada di Pasar Besar Matahari mengaku jika sandal yang mengandung unsur penistaan tersebut sempat beredar beberapa bulan yang lalu.

Disebuah toko agen sandal Glacio, sang pemilik yang meminta identitasnya di sembunyikan mengatakan, jika sandal tersebut sempat ia beli dari pabrik sebanyak 1 karung yang berisi 6 lusin sandal. “Iya dulu pernah kulakan sandal itu ya sekitar beberapa bulan yang lalu, sekitar 1 karung. Sandal Glacio cewek yang ada montengnya itu, tapi saya tidak tahu kalau ada lafalnya tahunya ya baru kemarin,” ujarnya (13/10/2015).

Ia mengaku jika sebenarnya sandal yang mengandung unsur penistaan tersebut tidak begitu laku di pasaran, karena itu ia menghentikan pasokan dari pabrik sandal tersebut. Ia juga mengatakan jika Senin (12/10/2015) dirinya sempat menerima telepon dari pihak pabrik sandal glacio.

“Kemarin itu saya baru ditelepon, tapi tidak di kasih tahu kalau sandalnya berlafal allah. Yang telepon cuma bilang kalau ada sandal cewek yang ada montengnya tolong dikembalikan di tarik sama pabrik, iya gitu aja,” lanjutnya.

Toko ini mengaku jika sekali datang sandal merk glacio, selalu datang dengan 7 model sandal terbaru. Sandal glacio sendiri harganya tergolong miring, sandal Glacio G-2079 saja dijual dengan harga grosir sebesar Rp 8.500. Harga keseluruhan sandal glacio berkisar mulai Rp 8.500 – Rp 20.000.

“Keunggulanya dibandingkan sandal lain glacio memang lebih murah dan harganya miring,” katanya. Pemilik toko mengaku menjadi agen sandal glacio sudah sejak 2 tahun yang lalu.(mbah heru)

Foto: Kapolres Gresik didampingi Kasat Reskrim dan barang bukti sandal

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here