1 Dr Fanny periksa HariyonoTribratanewsJatim: Sebanyak 4 tersangka terkait pembunuhan Salim Kancil dan penganiayaan Tosan, tiba di Polda Jawa Timur, yang dibawa dari Polres Lumajang, Kamis (1/10/2015)  malam pukul 22.00 WIB.

Mobil tahanan yang mengangkut para tersangka itu dikawal mobil patroli depan dan belakang, setelah di depan Mako Ditreskrimsus, tersangka dibawa ke ruang pemeriksaan, dekat dengan ruang tahanan.

Keempat tersangka itu masing masing Harmoko, Matdasir, Dody dan Kepala Desa Awar Awar, Pasirian, Lumajang, Hariyono.  Para tersangka ini diperiksa oleh dr Fanny dan AKBP dr Onny, dari Bid Dokkes RS Bhayangkara Polda Jawa Timur. “Silahkan duduk Pak, namanya siapa? Tanya dr Fanny, yang kemudian dijawab Harmoko.

Sejumlah pertanyaan dilontarkan, terkait kondisi tubuh atau ada tidaknya keluhan kesehatan. Itu dilakukan kepada ke empat tersangka.

Saat Kades Hariyono ‎diperiksa, menjadi sorotan kamera. Lantaran Hariyono disebut sebagai otak (aktor intelektual)  tersangka pelaku. Usai pemeriksaan kesehatan, mereka dijebloskan tahanan Mapolda Jatim.

“Tersangka ini akan kembali diperiksa, terkait peran masing-masing. Rekan-rekan tadi lihat sendiri mereka di periksa oleh dokter. Kalau sakit dibawa ke dokter, dan kalau sehat langsung ke ruang tahanan,” kata Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes R Prabowo Argo Yuwono.

Akibat perbuatannya, ke empat tersangka, diancam dengan pasal berlapis, terkait penambangan liar dan pembunuhan. “Untuk Kades, diancam dengan pasal 170 jo 340, ‎338 jo 351KUHP,” jelas Kombes Pol Argo. Ancaman hukuman diatas 15 tahun.

Hingga saat ini jumlah tersangka di Polda Jatim, semula 17 tersangka dan semalam, Kamis (1/10/2015) tambah 4 tersangka. Sementara 2 lainnya, masih dibawah umur, status tahanan rumah, dengan wajib lapor. (mbah eru)
foto: Kepala Desa Hariyono saat diperiksa kesehatannya oleh dr Fanny

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here