29 Rekontruksi LumajangTribratanewsJatim: Polda Jawa Timur menjerat Kepala Desa Selok Awar Awar, Pasirian, Lumajang, Hariyono dengan pasal berlapis, terkait kasus pembunuhan dan penganiayaan. Hingga ada korban tewas Salim Kancil dan Tosan yang mengalami luka-luka serius.

Hariyono, selain sebagai tersangka pengeroyokan juga melakukan kegiatan tambang dan memberikan ijin secara ilegal, yang melanggar Pasal 158 Undang-Undang No 4 Tahun 2009.

“Hariyono dijerat melanggar pasal 340 dan 338 KUHP, karena mengakibatkan orang luka-luka dan meninggal dunia,” kata Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes R.P Argo Yuwono, Kamis (1/10/2015).

Dalam kasus pembunuhan tersebut, Hariyono mempunyai peran penting, ikut dalam kegiatan melakukan perencanaan dan pembunuhan serta penganiayaan.

“Meski dibelakang layar. ‎Sehari sebelum peristiwa, Hariyono ikut pertemuan dengan tim 12. Melakukan merencanaan pembunuhan,” ujarnya.

Sedangkan untuk sementara tersangka Hariyono masih berada di Lumajang, rencananya akan dibawa ke Polda Jawa Timur. (mbah heru)

Foto: Para tersangka kasus pembunuhan dan penganiayaan saat melakukan rekontruksi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here