TribratanewsJatim (Banyuwangi) – Memasuki akhir September, jajaran Satnarkoba Polres Banyuwangi melakukan pengungkapan besar peredaran narkotika dan obat zat akditif lainnya. Belasan ribu pil Trihexyphenidil dan ribuan pil dekstro berhasil diamankan dari dua pengedar.

Yang membuat miris, lokasi penangkapan itu berlangsung di Dusun Stoplas, Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar, sekitar pukul 21.00 WIB, Sabtu (26/9/2015) lalu. TKP itu berada di kediaman Priswanto (35), yang dalam identitas kependudukannya tertulis sebagai nelayan. Beberapa hari sebelumnya, aparat Satnarkoba telah mengamankan 3 warga Muncar karena kepemilikan sabu.

Kabid Humas Kombes Pol R.P. Argo Yuwono, membenarkan penangkapan dua orang pengedar Pil Gedek oleh Polres Banyuwangi. Dan memang Polisi memiliki tugas untuk mengamankan masyarakat dari peredaran obat obatan yang terlarang.

Aparat Satnarkoba juga mengamankan Agus Supriyanto (30), warga Dusun Padukuhan Lor, Desa Karangsemanding, Kecamatan Balung, Jember. Rupanya, Agus merupakan pemasok pil koplo antar kota yang selama ini dicari petugas.

Menurut AKP Agung Setyo Budi, pil trex yang disita malam itu berjumlah 14.520 butir. Sedangkan pil dekstro yang berhasil diamankan ada 2.505 butir. Sehingga total obat daftar G yang dijadikan bukti sebanyak 17.125 butir.

“Rinciannya dari tersangka Priswanto 320 butir pil trex dalam 32 strip, 12.700 butir pil trex siap edar dan 1.505 butir pil dekstro. Yang disita dari Agus ada 1.500 butir pil trex dalam15 bok, serta1000 butir pil dekstro,” tukas Kasatnarkoba Polres Banyuwangi.
Sejumlah bukti pendukung lain juga diamankan dari Priswanto. Misalnya, 12 bendel plastik klip, sebuah HP Samsung dan sebuah tas motif kotak-kotak warna coklat.Banyuwangi Pil Gedek

“Dari tersangka Agus juga ada BB tambahan. Yakni sebuah HP Sony Ericsson dan satu unit sepeda motor Honda Vario warna putih nopol P 3011 PS,” tambah Agung.

Ungkap kasus pil haram ini sukses dijalankan aparat Satnarkoba berkat informasi warga. Dalam aksinya, Priswanto mengedarkan dua jenis pil tersebut kepada SN yang kini masih dicari. Ternyata, semua barang haram itu didapat pelaku dari Agus Supriyanto, pemasok pil daftar G asal Jember.

Tertangkapnya Agus ini bisa menjadi titik kunci bagi pengungkapan peredaran narkoba di Banyuwangi. Karena sejumlah informasi menyebut bila pil yang mestinya dibeli menggunakan resep dokter itu kebanyakan didatangkan dari Kota Suwar-Suwir. (Humas Polres)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here