BNNP Jatim Libatkan Warga Desa Pagak, Pasuruan Jadi Satgas Anti NarkobaPASURUAN (halopolisi.com) – Pelibatan masyarakat dalam upaya bersama memerangi bahaya Narkoba terus dilakukan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jatim.

Kali ini, BNNP Jatim melibatkan warga Desa Pagak, Kecamatan Beji, Pasuruan untuk menjadi Satgas (Satuan Tugas) Anti Narkoba.

Para warga yang direkrut menjadi anggota Satgas Anti Narkoba ini diambil dari karang taruna, tokoh masyarakat, dan warga Desa Pagak.

Sebelum dikukuhkan menjadi anggota Satgas Anti Narkoba, warga Desa Pagak dibekali ilmu tentang bahaya penyalahgunaan Narkoba dalam format Focus Group Discussion (FGD) yang dipandu oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNNP Jatim, drg. Sudjiarti, M.Kes.

Dalam FGD ini peserta dibagi menjadi 4 kelompok dengan membahas upaya pencegahan, pemberdayaan masyarakat, rehabilitasi, dan pemberantasan yang dapat dilakukan oleh Satgas Anti Narkoba Desa Pagak.

“Kita berharap upaya ini bisa terus meluas dalam rangka membentengi masyarakat dari bahaya Narkoba,” kata drg. Sudjiarti, M.Kes., Selasa (22/9/2015).

Dalam kegiatan ini juga dihadiri perwakilan dari Universitas Brawijaya, Prof. Agus Widodo yang memberikan materi mengenai kepemimpinan.

Sementara itu, Kepala Desa Pagak, Kastolan menyambut gembira pembentukan Satgas Anti Narkoba dari lingkungan masyarakatnya.

“Karena masyarakat akan menjadi aktif dalam upaya pencegahan masuknya Narkoba ke lingkungan mereka,” kata Kastolan.(wis/ziz)

FOTO: BNNP Jatim saat membentuk Satgas Anti Narkoba dari kalangan warga Desa Pagak, Pasuruan.(wis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here