???????????????????????????????SIDOARJO (halopolisi.com) – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jatim terus memperluas upaya bersama dalam menghadang bahaya buruk Narkoba.

Hal itu ditunjukkan BNNP Jatim dengan menggandeng warga Desa Karangpuri, Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo untuk menjadi Satuan Tugas (Satgas) Anti Narkoba.

Menariknya, warga yang direkrut BNNP Jatim untuk menajdi Satgas Anti Narkoba ini merupakan ibu-ibu PKK, Karang Taruna (Kartar), serta Pamong Desa.

Sebelum direkrut menjadi Satgas Anti Narkoba, 20 peserta warga Desa Karangpuri digembleng terlebih dahulu wawasannya terkait Narkoba dan bahaya buruknya.

Materi bahaya Narkoba disampaikan oleh penyuluh BNNP Jatim, Djoko Surono. Selain itu, Kapolsek Wonoayu juga memberikan materi mengenai kenakalan remaja.

Kepala Bidang Pencegahan dan Dayamas BNNP Jatim, drg. Sudjiarti, M.Kes. menuturkan, pembentukan Satgas Anti Narkoba memang diarahkan untuk melibatkan seluruh elemen masyarakat.

“Selain di lingkungan masyarakat desa dan kelurahan, pembentukan Satgas Anti Narkoba BNNP Jatim juga dilaksanakan di lingkungan pelajar dan karyawan,” kata drg. Sudjiarti, M.Kes., Senin (21/9/2015).

Dalam pembentukan Satgas Anti Narkoba ini, warga juga menjalani tes urine untuk memastikan terbebas dari Narkoba.

Acara ini dihadiri pula oleh Kepala Desa Karangpuri, M. Yaib dan Kepala BNNK Sidoarjo, AKBP Supriyanto.(wis/ziz)

FOTO: BNNP Jatim saat melakukan tes urine pada warga Desa Karangpuri Sidoarjo yang akan menjadi Satgas Anti Narkoba.(wis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here