Mjk Curanmor 2

TribratanewsJatim,  Mojokerto –Pelaku curanmor yang sudah melalang buana di dunianya, dengan 15 lokasi diungkap oleh Polres Mojokerto. Tersangka yang melakukan dengan berkelompok yang banyak melakukan curanmor di supermarket supermaket di wilayah Mojokerto, diungkap Polres Mojokerto.

Kelompok curanmor yang terdiri, Fauzur Rohman als Zur, (37), swasta, warga Dsn. Bakalan Ds. Gajahrejo Kec. Purwodadi Kab. Pasuruan. Ria Dwi Eliana als Lia, (18), swasta, warga Dsn. Simbar Ds. Karangsari Kec. Sempu Kab. Banyuwangi. M. Mahfud als Fud, (42), swasta, warga Dsn. Kemiraan Ds. Tejowangi Kec. Purwosari Kab. Pasuruan. dan A’an Danistri Cahya als A’an, (24), swasta, warga Jenggot Utara Ds. Jenggot Kec. Krembung Kab. Sidoarjo.

Empat orang yang melakukan curanmor tersebut telah melakukan aksinya di 15 lokasi, di wilayah Mojokerto sebelum tertangkap. Tersangka saat melakukan aksinya di Alfamart Jl. Gajah Mada Mojosari Kab. Mojokerto terpergok masyarakat, sehingga pelaku harus menyerah dan menyudahi aksinya karena harus berada di jeruji tahanan Polres Mojokerto.

Mjk Curanmor 5

Dari tersangka dapat disita sebagai barang bukti antara lain ; 7 buah anak kunci T, 2 buah gagang kunci T, 2 buah plat palsu W 6497 SM, 1 buah solasi double tip, 1 buah kunci pass. 2 buah clurit,
3 buah helm standart, 2 warna htm, 1 warna putih motif. 1 unit spd mtr Beat milik pelaku. 1 unit spd mtr yamaha jupiter milik pelaku. 3 buah HP.

Termasuk uang hasil kejahatan Rp. 1 jt  diamankan dari tersangka Lia. 1 buah jaket switer hitam milik tersangka Fauzur. 1 buah jaket warna abu abu milik Lia. 1 buah tas rangsel warna hitam milik Fauzur. 1 buah tas rangsel warna biru milik Mahfud. 3 buah dompet milik Fauzur, Mahfud dan A’an. 1 buah dompet warna biru. 1 unit sepeda motor honda Vario warna putih milik korban.

Pelaku dalam melakukan kejahatan curanmor dengan sasaran ranmor yang di parkir di pertokoan pertokoan, baik Alfamart dan indomart dengan menggunakan kunci palsu/kunci T. Dan dari keterangan pelaku, mereka membagi dengan tugas masing masing, mulai dari yang mengalihkan perhatian penjaga toko, ada juga yang mengawasi, dan ada juga sebagai eksekutor, mengambil ranmornya. Dan ranmor hasil kejahatan tersebut di jual di 480 di wilayah Surabaya. (sudi)

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here