judi merpati tandesSURABAYA (halopolisi.com) – Belasan kandang merpati (pegupon/bekupon) di kawasan Kelurahan Manukan Wetan Surabaya, Selasa (8/9/2015) siang, dibongkar anggota Polsek Tandes. Ini dilakukan karena pegupon tersebut digunakan untuk judi merpati.

“Kami lakukan pencegahan adanya judi merpati, banyak warga yang mengeluh karena rata-rata merpati di kampung ini digunakan untuk judi,” kata Bhabinkamtibmas Polsek Tandes Bripka Lukman Harijadi.

Menurut Bhabinkamtibmas Kelurahan Manukan Wetan, taruhan judi ini mencapai puluhan juta sekali main. Taruhannya biasanya dimulai pukul 15.00 WIB hingga maghrib dan umumnya dilakukan pada hari-hari libur.

“Menurut warga, banyak orang berdatangan ke kampung ini saat judi merpati. Mereka bukan warga sekitar, melainkan warga dari luar kampung sehingga sangat meresahkan,” tuturnya.

Penurunan pegupon, tambah Lukman, untuk memastikan semua bekupon tidak digunakan ajang judi merpati. Tindakan ini dilakukan sebagai peringatan yang sebelumnya telah dilakukan imbauan.

“Kami sudah memberikan imbauan berulang-ulang kepada warga terutama pemilik pegupon. Namun sayang, masih banyak keluhan adanya judi merpati dan tindakan ini sebagai peringatan,” terang Bripka Lukman.

Dia berharap, penurunan bekupon memberikan dampak positif untuk tidak berjudi merpati. Pihaknya tidak main-main, akan menindak tegas jika tetulang kembali. “Situasi masyarakat yang kondusif perlu dijaga, ini tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya. (tri/abi)

FOTO: Personel Polsek Tandes periksa kandang merpati milik warga. (hp tandes)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here